EN / ID
18 January 2022

Kiat-kiat Elnusa Petrofin dalam Implementasi Serum 135

Dalam rangka percepatan internalisasi Tata Nilai AKHLAK di lingkungan Subholding Upstream (SHU), SHU mencanangkan program Serum 135 untuk diikuti oleh Direksi dan Board of Director (BOD) dari Anak Perusahaan (AP). Dinamakan Serum 135 karena terdiri dari 1 training, 3 mentoring dan 5 assignment yang harus diikuti.

Training yang diberikan berupa pemahaman tata nilai AKHLAK dan langkah-langkah internalisasinya. Sedangkan mentoring dilakukan dengan tujuan agar dapat dirumuskan program assignment yang sesuai dengan kondisi masing-masing AP dibantu oleh Mentor Eksternal.

Untuk mendukung implementasi pelaksanaan program Serum 135, PT Elnusa Petrofin (EPN) memiliki kiat dan strategi yang tertuang dalam beberapa aktivitas agar program tersebut berjalan secara optimal. Salah satunya yaitu seperti yang disampaikan oleh Section Head Of Organization Development EPN, Laili Kadarwati, bahwa EPN membentuk unit bisnis baru dalam bentuk Struktur Organisasi Regional Sulawesi.

”Ini merupakan objek implementasi Serum 135 EPN, kolaborasi semua unit bisnis di internal EPN ada disitu”, kata Laili. Jumat (19/11). Struktur Regional Sulawesi dapat diibaratkan seperti miniatur EPN dimana beberapa unit bisnis yang terlibat dalam program ini saling melengkapi dalam satu naungan.

Program ini berlandaskan tata nilai AKHLAK yang telah dirumuskan dan berdasarkan pain analysis yang sudah dilakukan oleh tim internal EPN. “Kami menyebutnya program AKSI, yaitu Amanah, Kolaboratif, dan Adaptif”, lanjutnya.

Beberapa strategi lainnya juga dilakukan EPN dalam optimalisasi implementasi Serum 135 di seluruh wilayah operasinya. Yaitu dengan melibatkan para personel Human Resources (HR) unit kerja yang ada di terminal bahan bakar minyak (TBBM)/Site KSO & VHS yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk dijadikan sebagai Agent of Change (AOC) di tempat masing-masing.

Hingga kini dampak dari implementasi program Serum 135 secara langsung dapat dirasakan, yaitu mulai adanya pemahaman yang baik terhadap tata nilai AKHLAH di lingkungan EPN. “Terbukti dari survei internal tentang definisi dan 18 perilaku utama AKHLAK, yang dilakukan pada 200 responden tersebar di seluruh Indonesia, dengan hasil skor 72 dari skala 100”, jelasnya.

Dampak positif ini diharapkan akan berlanjut di segmen lain sehingga memberikan manfaat yang besar baik bagi EPN, Elnusa secara khusus maupun SHU secara umum. Dan juga harapannya para leader dapat menjadi AOC di lingkungannya masing-masing.

Kembali Ke Berita