EN / ID
21 February 2022

Elnusa Fabrikasi Konstruksi Sapa Pekerjanya di Project Konstruksi Area Tambang Melalui Virtual MWT

Jakarta, 21 Februari 2022 - PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi (EFK) anak perusahaan PT Elnusa Tbk (Elnusa), menggelar kegiatan rutin Management Walktrough (MWT) yang dilakukan secara virtual pada Jumat (18/2) di area project konstruksi fasilitas area tambang yang berada di Kabupaten Lahat. Agenda MWT dilakukan EFK dalam memastikan kebijakan Health Safety Security & Environment (HSSE) dan implementasi tata nilai budaya AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) telah dipahami dan dilakukan oleh pekerja serta menjadi ajang bagi jajaran Direksi dan manajemen EFK dalam menyapa karyawannya meski sedang di tengah pandemi Covid-19.

Kegiatan MWT ini dihadiri oleh Direktur Utama EFK, Estadi Budiatman, Direktur Operasi Dani Zaenal Mutaqin, General Manager Fabrikasi Konstruksi Rudi Setiawan, General Manager Business Support Raditya Yudha, Project Manager Ariyanto Wibowo, serta jajaran manajemen lainnya juga didampingi oleh perwakilan Agent of Change EFK.

Acara dibuka dengan menyaksikan video safety moment, dan pemaparan materi AKHLAK moment yang disampaikan oleh Melania Ferawati dan Dimas Sugesti selaku EFK Troopers - sebutan Agent of Change EFK dalam mensosialisasikan tata nilai dan perilaku AKHLAK dengan tujuan agar semua Perwira EFK mendapatkan pemahaman yang sama mengenai Tata Nilai AKHLAK dan diharapkan ke depan dengan mudah mengimplementasikan dalam aktivitas pekerjaan sehari-hari.

Selanjutnya, Estadi Budiatman selaku Direktur Utaman EFK, mengingatkan kembali tentang kewajiban Perwira EFK untuk selalu patuh terhadap protokol kesehatan serta melakukan implementasi penerapan Life Saving Rules, dan Elnusa Golden Rules yaitu Patuh, Intervensi, dan Peduli di seluruh aktivitas keseharian maupun pekerjaan.

"Saya tidak pernah bosan-bosannya mengingatkan seluruh Perwira EFK, mematuhi keselamatan kerja, agar dipahami dan dilakukan. Implementasi tersebut bermanfaat untuk diri sendiri, datang dalam keadaaan sehat dan pulang juga dalam keadaan sehat." tambah Estadi.

Dalam kesempatan yang sama, Dani Zaenal Mutaqin selaku Direktur Operasi juga menambahkan, para Perwira EFK perlu mewaspadai keselamatan terkait banyaknya lalu lalang kendaraan besar yang mengangkut mineral dan batu bara di area project.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian pemaparan update pekerjaan dan 5 Top Risk yang ada di area kerja oleh Ariyanto Wibowo, Project Manager di Project Mine Facility Development. "Terdapat 5 Top Risk Assesment, yaitu lifting, mobilisasi man power, material storage, dan hot work. Seluruh aspek telah dilakukan action plan, dalam melakukan mitigasi risiko yang ada."

Untuk melihat progress pekerjaan yang telah dilakukan, agenda MWT dilanjutkan dengan virtual site tour secara live, dimana Direksi dan Manajemen juga berinteraksi dan menyapa para pekerja di lapangan serta melakukan tanya jawab terkait dengan keselamatan kerja.

Terdapat beberapa catatan dari project konstruksi fasilitas bangunan dan pekerjaan sipil yang telah mencapai 36.811 Manhours tanpa adanya kecelakaan kerja ini, diantara lain seperti keterlambatan material dan respon serta improvisasi yang perlu dilakukan dalam setiap tantangan yang menghambat pekerjaan.

EFK tetap berkomitmen selalu meningkatkan perbaikan-perbaikan untuk menuju kesempurnaan dalam melaksanakan pekerjaan baik dalam pencapaian keselamatan kerja, OTOBOSOR, maupun semua kepentingan stakeholder[EFK]

 

Kembali Ke Berita